25 March 2023

Terjemahan dan Lirik Pinyin Bie Wen Wo Shi Shei [卓依婷] 别问我是谁 (Jangan Tanya Siapa Aku)


从没说过爱着谁

Cóng méi shuōguò àizhe shéi

Aku tak akan pernah mengatakan siapa yang kucintai

 

为谁而憔悴

Wèi shéi ér qiáocuì

Kepada seseorang yang hanya membuat ku sedih

 

从来没有想过对不对

Cónglái méiyǒu xiǎngguò duì bùduì

Aku juga tidak pernah memikirkan apa yang salah dan apa yang benar?

 

我的眼中装满疲惫

Wǒ de yǎnzhōng zhuāng mǎn píbèi

Di mataku hanya ada kesedihan

 

面对自己总觉得好累

Miàn duì zìjǐ zǒng juédé hǎo lèi

Menghadapi diriku sendiri juga merasa lelah

 

 

我也需要人来陪

Wǒ yě xūyào rén lái péi

Aku juga butuh seseorang untuk menemaniku

 

不让我心碎

Bù ràng wǒ xīn suì

Jangan hancurkan hatiku

 

让我爱到深处不后悔

Ràng wǒ ài dào shēn chù bù hòuhuǐ

Biarkan aku mencintai dari lubuk hatiku hingga tak ada penyesalan

 

其实我并不像他们说的

Qíshí wǒ bìng bù xiàng tāmen shuō de

Sebenarnya aku tidak setegar yang mereka katakan

 

那样多刺难以安慰

Nàyàng duō cì nányǐ ānwèi

Begitu kaku hingga merasa tidak aman

 

 

爱人的心应该没有罪

Àirén de xīn yìng gāi méiyǒu zuì

Hati yang mencintai harusnya tidak bersalah

为何在夜里却一再流泪

 

Wèihé zài yèlǐ què yīzài liúlèi

Mengapa harus membuat ku menangis setiap malam?

 

每天抱着寂寞入睡

Měitiān bàozhe jìmò rùshuì

Setiap hari tertidur dalam kesendirian

 

生活过得没有滋味

Shēnghuóguò dé méiyǒu zīwèi

Melewati hidup yang tidak ada rasa

 

 

别问我是谁

Bié wèn wǒ shì shéi

Jangan tanya siapa aku?

 

请与我相恋

Qǐng yǔ wǒ xiāng liàn

Tolong cintai aku

 

我的真心没人能够体会

Wǒ de zhēnxīn méi rén nénggòu tǐhuì

Tidak ada yang bisa memahami ketulusan hatiku


像我这样的人不多

Xiàng wǒ zhèyàng de rén bù duō

Orang seperti ku tidaklah banyak

 

为何还要让我难过

Wèihé hái yào ràng wǒ nánguò

Mengapa masih membuatku sedih?

 

 

别问我是谁

Bié wèn wǒ shì shéi

Jangan tanya siapa aku?

 

请和我面对

Qǐng hé wǒ miàn duì

Tolong hadapi aku

 

看看我的眼角流下的泪

Kàn kàn wǒ de yǎnjiǎo liúxià de lèi

Lihatlah air mataku yang mengalir dari sudut mata

 

我和你并没有不同

Wǒ hé nǐ bìng méiyǒu bùtóng

Aku dan kamu tidaklah berbeda

 

但我的心更容易破碎

Dàn wǒ de xīn gèng róngyì pòsuì

Tapi hatiku lebih mudah hancur

20 March 2023

Kebajikkan Yang Mulia

Pada zaman dahulu aku adalah orang klasik

Dan musik yang kudengar adalah musik rakyat

Hingga saat ini, gadis-gadis itu memperdengarkan ku

Musik dengan tamborin yang dipukul

Dan mereka menari di hadapan ku seperti api unggun

Laki-laki yang suka segala sesuatu yang klasik memang agak sentimental

 

Gadis-gadis itu memetik bunga dan memisahkan setiap mahkota bunganya

Lalu kami pergi ke air terjun untuk menabur bunga

Seorang pengembala memainkan tanbur di tengah hutan

Kami duduk di bebatuan granit dan bernyanyi-nyanyi

Aku yang kebingungan ikut larut dalam acara kecil mereka

Angin-angin itu bersiul di telinga ku, aku melihat sebuah kupu-kupu

 

Aku mengikutinya dan meninggalkan para gadis yang sedang asyik bernyanyi

Seorang rakyat jelata seperti ku tidak pantas menemukan Yang Mulia seperti dia

Aku hanya memakai sandal dari jerami sedangkan dia memakai sepatu kulit

Aku pergi dari hadapannya dan dia tanpa sengaja memanah ku

Saat ku tersadarkan aku berada di sebuah istana dengan bibi yang tidak kukenal

Ia berkata Yang Mulia membawaku dan mengobati luka ku

Tak berapa lama, Yang Mulia masuk ke kamar dan langsung meminta maaf

Aku hanya rakyat jelata dan hidup dalam keyatim-piatuan

Ia mengasihani ku dan berkata “mulai sekarang kau adalah saudaraku”

“dan tinggallah dengan ku untuk menjadi teman masa kecil ku yang paling indah”

 

Dia memberiku bubur gandum dan madu sebagai tanda persaudaraan

Ia suka mentega dan susu kambing, mengapa dia mengetahui ku?

Pertanyaan yang selalu ada di hatiku

Mungkin ini jodoh dan jawaban yang tersembunyi di hatiku dan dia

Seseorang yang sendiri biasanya lebih sensitif

 

Aku bermain bola dari jerami pemberiannya

Pada hari-hari Minggu aku selalu menemaninya berburu tupai

Tapi aku terbiasa memanen anggur liar di tengah hutan

Aku selalu berharap teman-teman perempuan ku menghampiri ku lagi

Tapi aku baru tahu ketika Yang Mulia berkata

Teman-teman perempuanku adalah peri hutan

 

Dan saat menemukan tidak ada suara apa pun dan aku sendiri

Hari mulai gelap, dan Yang Mulia dan aku akan mengikuti raja berkemah

Ia menceritakan banyak hal padaku hingga tertidur

Aku seperti mendengar dongeng dari ibuku

Dan aku keluar hendak duduk di dekat perapian bekas merebus air

Aku mendengar lagi suara-suara para gadis itu bernyanyi

Saat kulihat ke belakang, Yang Mulia keluar kemah mencariku

….

03 March 2023

Masa Muda Bagaikan 1001 Mimpi

Perjuangan dimasa muda
Bersama deraian air mata
Susah senang kita jalani bersama
Tanpa terasa rambut memutih

Lagu-lagu Para Buddha Suci di masa awal
Selalu tentang kesedihan dan kegundahan
Ujian-ujian yang datang silih berganti
Tidak pernah memundurkan langkah Bodhisatva

Masa muda bagaikan 1001 mimpi
Menuju ke sebuah pelabuhan di seberang
Siapa yang duluan mencapainya
Tergantung seberapa dalam jodohnya

Masa muda bagaikan 1001 mimpi
Tak pernah berhenti dan menyerah
Melewati hari-hari dengan penuh syukur
Tanpa disadari membawa kita ke tempat yang lebih baik